Apakah itu ilusi ? Ilusi adalah suatu kesalahan yang ditangkap oleh indra manusia, yang tidak ada dianggap ada. bisa disebut khayalan.
Setiap manusia kadang mengalami sebuah ilusi dikarenakan adanya suatu faktor yang mempengaruhi panca indra.
Sepertihalnya Fatamorgana, sebuah pandangan yang seakan menghadirkan air padahal hanya sebuah bayangan belaka karena iklim yang panas...
Sebuah perasaan takut yang berlebihan seperti dikejar oleh sesuatu yang tidak dapat di jelaskan dan ditangkap oleh indra yang dimiliki manusia bisa dikatakan juga sebuah ilusi..
Kenyataan sendiri adalah suatu wujud yang bisa di terima oleh panca indra kita, baik berupa Visual (penglihatan), akustik (pendengaran), olfaktorik (pembauan), gustatorik (pengecapan, taktil (perabaan).
seperti kenyataan Ilusi juga ada berbagai macam bentuknya. :
yaitu ilusi visual (penglihatan), akustik (pendengaran), olfaktorik (pembauan), gustatorik (pengecapan), dan ilusi taktil (perabaan).
-------------------------------------------------------------------------
Jadi apakah Ilusi dalam Kenyataan ?
Dalam tinjauan dalam segi Alqur'an dijelaskan bahwasannya, yang dinamakan sebuah kenyataan adalah sebuah kebenaran mutlak yang hanya dimiliki oleh Allah SWT, meliputi segala sesuatunya.. "al-Haq" (nyata, benar, rill)
dan Ilusi adalah "al-Bathil" sebuah pernyataan yang ditujukan untuk keadaan yang menunjukkan bahwa itu adalah perbuatan yang menyimpang dari kebenaran (al-haq), sebuah tipuan belaka.
Pernah kita dengar bahwa ada beberapa para Ilmuwan yang menyatakan bahwa hidup ini adalah ILUSI sebut saja Albert Einstein. Begitu juga dengan para cendekiawan Islam, banyak yang mengatakan bahwa hidup ini adalah tipuan belaka. apakah kandungan kalimat itu sebenarnya? apakah yang disebut tipuan?
yang dimaksud tipuan adalah semua yang berada di kenyataan ini sebenarnya adalah sebuah ilusi. kebenaran manusia adalah ilusi, karena hanya Hak Kebenaran yang sejati adalah di tangan Allah SWT. tiada yang paling benar sekalipun itu orang yang mempunyai gelar Kyai ataupun Raja sekalipun, karena hakikatnya kita adalah sama, yakni manusia.
Kehidupan yang sebenarnya adalah akhirat ? kenapa. karena memang di dunia ini adalah sebuah hal penuh tipuan.. kebenaran yang ada bisa jadi tipuan belaka. keadilan yang berlaku sekarang bukanlah keadilan yang merupakan rekayasa dan khayalan manusia. banyak sekali celah yang bisa dilihat dari berbagai aturan yang di bikin oleh manusia.
Berbeda dengan di akhirat nanti, keadilan mutlak milik Tuhan, yang benar ya benar yang salah ya salah, tiada tipuan dan keuntungan sepihak, berlaku untuk seluruh golongan, karena Allah SWT tidak memandang lebih hambaNya satu dengan yang lain, tiada yang kebal hukum. Dialah yang Maha ADIL lagi MAHA BIJAKSANA.
Apa yang Kamu anggap benar belum tentu benar menurut Allah
Apa yang Kamu anggap salah belum tentu salah menurut Allah
Wallahualam Biwashab.
Istighfar selagi kita mampu.
Semoga hidayah diberikan selalu kepada kita. Amin Ya Robbal Alamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar